Lewat Program The Hatch, ILONA dan Universitas Mercu Buana Coba Hilangkan ‘Gap’ Antara Fresh Graduated Dan Industri
May 24, 2017

Zaman sekarang untuk dapetin pekerjaan itu bisa dibilang susah. Jangankan yang lulusan SMA/SMK, setingkat Sarjana pun masih suka diphp-in waktu ngelamar. Belum lagi ada lowongan pekerjaan yang membolehkan fresh graduated ngelamar, tapi ada embel-embel ‘one year experience’ di sayaratnya. Huh, sama aja bukan fresh graduated sih itumah.

Tapi ya namanya manusia, setiap ada masalah pasti berusaha untuk bisa dapetin solusinnya, sama halnya dengan masalah ini. Untuk menangani ‘gap’ antara fresh graduated dengan pihak industri yang membutuhkan calon pekerja yang berpengalaman, maka hadirlah program bernama The Hatch.

The Hatch adalah program yang sengaja dibuat dalam bentuk digital marketing agency yang berkantor di sebuah kampus, dimana mahasiswa/i di kampus tersebut dapat memperoleh pengalaman kerja secara real untuk meningkatkan soft skill dan hard skill mereka, juga untuk memperoleh bekal pengalaman setelah lulus. Jadi nggak perlu takut lagi deh sama syarat semacam ‘one year experience’ di lowongan pekerjaan walaupun baru banget lulus.

“Industri digital marketing berkembang pesat dan membuka lapangan kerja dalam jumlah besar, sedangkan ketersediaan talent yang siap kerja dan berkualitas masih terbatas. Sehingga butuh solusi untuk mengisi gap tersebut.” Jelas Mu’min Santoso selaku Managing Partner ILONA soal alasan dibentuknya program The Hatch.

Pada program ini, mahasiswa/i yang berhasil lolos untuk gabung akan diberikan pelatihan terlebih dulu sekitar satu-dua bulan. The Hatch yang juga bekerjasama dengan para praktisi di bidang digital akan memfasilitasi mahasiswa/i yang lolos untuk belajar dan mengasah skill dan bakat mereka di bidang digital secara gratis.

Setelah itu, mahasiswa/i barulah akan diberikan klien dan project sungguhan. Struktur, mekanisme dan flow kerja juga diadopsi dari perusahaan digital marketing agency biasanya, alias mahasiswa/i bener-bener bakalan ngerasain kerja di  sebuah perusahaan digital marketing agency, meskipun berlokasi di kampus.

Cara kerja program ini pun bisa dibilang seru dan tolerir banget, alias nggak akan ngeganggu kuliah kamu. Soalnya bagi The Hatch, baik pengalaman di lapangan ataupun teori di kelas, keduanya adalah hal penting yang harus dijaga. Oleh karena itu, waktu kerja yang akan diberikan ketika menangani sebuah project akan disesuaikan dengan jadwal kuliah mahasiswa/i nya.

Saat ini salah satu kampus yang telah resmi bekerjasama dengan program The Hatch adalah Universitas Mercu Buana. Pada hari Senin, 22 Mei 2017 kemarin udah dilangsungkan penandatanganan MoU antara pihak Universitas Mercu Buana (UMB) dengan ILONA yang merupakan grup perusahaan yang membawahi The Hatch.

undefined

Penandatanganan MoU oleh pihak ILONA dan Universitas Mercu Buana

“Sinergi dunia industri dan dunia pendidikan mampu menciptakan tenaga profesional. Hal inilah yang terus dilakukan UMB dengan menggandeng kelompok praktisi dan pelaku dunia industri.” Ujar Dr. Ir. Arissetyanto Nugroho, MM selaku Rektor Universitas Mercu Buana yang terlihat mendukung sekali program ini.

Gimana nih bro menurut kalian, dengan adanya program kayak gini kira-kira ngebuat fresh graduated lebih mudah mencari kerja nggak ya? (Nurul)

 

Artikel asli