• The Hatch Indonesia

Photo: Dara P.Kapoor/health.com

Body shaming merupakan salah satu pemicu seseorang merasakan insecure terhadap dirinya sendiri. Tidak hanya kaum hawa, kaum adam pun juga banyak yang merasakan perasaan tersebut. Body positivity atau mencintai tubuh sendiri, merupakan lawan kata dari body shaming. Istilah body positivity tentunya tidak asing lagi di kanal social media salah satunya instagram, banyak yang melakukan aksi kampanye baik secara online maupun offline akan isu tersebut, tetapi apa sih arti body positivity itu sendiri?


Seperti pada pembahasan Instagram live #WhatThe Hatch di akun @thehatch.id pada hari Rabu,16 September 2020 dengan tema stay positive with body positivity bersama kak Yacko (Head of Campus UniSadhuGuna Pondok Indah and a Rapper) dan Mbak Lasya (Co-founder and CEO The Hatch Indonesia). Kak Yacko dan Mbak Lasya mendiskusikan tema body positivity yang sedang marak dibahas di internet.


Body Positivity menurut Kak Yacko sendiri merupakan keadaan dimana seseorang merasa positif tentang dirinya sendiri dan menerima diri apa adanya. Berolahraga atau menjaga kebersihan badan merupakan salah satu contoh dari body positivity. Menurut Kak Yacko, body positivity juga dapat dirasakan ketika kita merasa nyaman dengan apa yang kita pakai dan kita bisa tampil apa adanya (menjadi diri sendiri) tanpa paksaan orang lain.


Tetapi untuk merasa nyaman dengan penampilan diri sendiri tentu bukan hal yang mudah dan cepat untuk diterapkan. Mengubah cara berpikir terhadap diri sendiri membutuhkan usaha setiap hari, sama seperti menjaga kesehatan tubuh, perlu waktu dan proses yang lama untuk mencapai titik tersebut.


Dalam pembahasan Instagram live #WhatTheHatch oleh kak Yacko dan Mba Lasya, langkah awal yang dapat dilakukan yaitu menerima diri dengan apa adanya (self-acceptance) dan tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Karena salah satu faktor seseorang merasa insecure atau tidak percaya diri, ditimbulkan karena adanya komentar “netizen” di social media yang merendahkan penampilan seseorang.


Lalu, apa sih langkah yang dapat kita lakukan untuk menerima diri sendiri? Berikut ini tips yang bisa dilakukan untuk membangun self-acceptance dan menerapkan body positivity.


1. Menerima bahwa setiap orang dilahirkan berbeda-beda


Di dunia ini, semua orang dilahirkan dengan bentuk maupun ukuran tubuh yang berbeda-beda. Oleh karena itu, mulailah untuk menerima bentuk fisik yang telah diberikan Tuhan sejak lahir bahwa kita sudah diciptakan seperti ini. Alihkan juga pikiran bahwa segala sesuatu tidak melulu berhubungan dengan fisik, tetapi bisa juga dengan menambah skills atau keterampilan untuk mendorong tingkat kepercayaan diri, sehingga kita tidak terus berfokus kepada penampilan saja. Tips tambahan yang diberikan kak Yacko yaitu jangan terlalu memikirkan kekurangan fisik tersebut sebagai hal yang serius.


2. Beralih ke Lingkungan yang Sehat


Tidak ada salahnya untuk memilih lingkungan yang baik untuk kepentingan diri kita sendiri. Hal tersebut dapat dimulai dengan mulai bergabung dan bersosialisasi dengan orang orang yang memiliki empati atau pengalaman yang sama dengan kita, sehingga dapat membangun kepercayaan diri dan body image yang positif agar terhindar dari kondisi insecure.


3. Berani untuk Speak Up


Point ini juga penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari hari, gunanya agar kita tidak mudah diremehkan oleh orang lain. Dengan mulai speak up kita juga dapat mengurangi prasangka buruk dan kesalahpahaman.


4. Berpikir Positif


Berpikir positif, tentunya memberikan dampak dan manfaat yang baik untuk selalu bersyukur, karena jika kita memiliki pikiran negatif maka akan mudah mengalami depresi. Sebab, pikiran kita sangat berpengaruh terhadap cara kerja tubuh kita. Jika kita mengganti semua pikiran negatif dengan pikiran positif, maka akan mempengaruhi kinerja tubuh yang menjadi lebih rileks, dan mengurangi kecemasan.


5. Saling Support Satu Sama Lain


Dengan merangkul atau memberikan support kepada satu sama lain, tentunya akan membuat perasaan kita merasa lebih tenang dan tidak merasa sendiri. Sharing juga dapat membuka wawasan dan pemikiran baru sehingga memunculkan kepuasan tersendiri dan lebih bahagia.

1 view0 comments

Published Date

Post Title